Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutorial. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Desember 2014

Fungsi Toolbox Pada Coreldraw

Apabila anda berkeinginan akan belajar program coreldraw, alangkah baiknya anda mengetahui apa kegunaan tool-tool yang ada di coreldraw. Dengan mengenal fungsi-fungsi toolbox pada CorelDraw, anda akan lebih paham, lebih mengerti nantinya dan akan lebih mudah untuk melangkah lebih jauh tentang coreldraw. Toolbox di coreldraw biasanya letaknya ada disebelah kanan dan didalamnya apabila diklik masih ada sub bagian dari tool. Simak apa saja fungsi-fungsi dari tool-tool yang ada di coreldraw pada pembahasan dibawah ini.




Fungsi Toolbox pada CorelDraw

Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDraw
Pick tool = berfungsi untuk seleksi objek atau memilih objek
Freehand Pick tool = berfungsi untuk seleksi objek secara bebas


Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDraw
Shape tool = berfungsi untuk mengedit objek berbentuk kurva
Smudge Brush tool = berfungsi untuk merubah objek vektor
Roughen Brush tool = berfungsi untuk merubah garis luar objek vektor
Free Transform tool = berfungsi untuk merubah objek dengan menggunakan Free Rotation, Angle Rotation, Scale dan Skew Tool
Smear tool, Twirl tool, Attact tool, Repel tool

Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDraw
Crop tool = berfungsi untuk memotong atau menghapus objek
Knife tool = berfungsi untuk memotong objek
Eraser tool = berfungsi untuk menghapus objek
Virtual Segment Delete Tool = berfungsi untuk menghapus bagian dari objek diantara persimpangan

Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDraw
Zoom tool = berfungsi untuk memperbesar tampilan
Pan tool = berfungsi untuk menggeser tampilan layar

Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDraw
Freehand tool = berfungsi untuk membuat garis secara bebas
2-Point Line tool = berfungi untuk membuat garis tunggal tanpa kurva
Bezier tool = berfungsi untuk membuat kurva
Artistic media tool = untuk menyediakan akses pada Brush, Sprayer, Calligraphic, dan Pressure tool
Pen tool = berfungsi untuk membuat gambar kurva
Polyline tool = berfungsi untuk membuat garis dan kurva
3 Point Curve tool = berfungsi untuk membuat kurva dengan menentukan titik awal, akhir, dan titik tengah

Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDraw
Smart Fill tool = berfungsi untuk mewarnai objek
Smart Drawing tool = berfungsi untuk merubah coretan tangan menjadi garis lebih halus

Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDraw
Rectangle tool =  berfungsi untuk membuat gambar berbentuk kotak
3 point Rectangle tool = berfungsi untuk membuat kotak pada sudut tertentu

Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDraw
Ellipse tool = berfungsi untuk membuat lingkaran
3 point Ellipse tool = berfungsi untuk membuat lingkaran pada sudut tertentu

Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDraw
Polygon tool = berfungsi untuk membuat gambar berbentuk polygon
Star tool = berfungsi untuk membuat gambar berbentuk bintang
Complex Star tool = berfungsi untuk membuat gambar bintang banyak sisi
Graph Paper tool = berfungsi untuk menggambar sekat yang terdiri dari garis yang sama
Spiral tool = berfungsi untuk menggambar spiral

Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDraw
Basic Shape tool = berfungsi untuk memilih bermacam-macam bentuk
Arrow Shape tool = berfungsi untuk membuat gambar berbentuk panah
Flowchart Shapes tool = berfungsi untuk menggambar symbol flowchart
Banner Shapes tool = berfungsi untuk membuat gambar berbentuk pita
Callout Shapes tool = berfungsi untuk membuat callout

Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDraw
Text tool = berfungsi untuk membuat teks / tulisan

Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDraw
Table tool = berfungsi untuk membuat tabel

Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDraw
Parallel Dimension = berfungsi untuk membuat garis dengan ukuran dimensi miring
Horizontal or Vertical Dimension = berfungsi untuk membuat garis ukuran dimensi horizontal dan vertikal
Angular Dimension =berfungsi untuk membuat garis ukuran segitiga
Segment Dimension = berfungsi untuk menampilkan dimensi antara titik terakhir pada satu atau beberapa bagian
3-Point Callout = berfungsi untuk membuat garis petunjuk/keterangan

Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDraw
Straight-Line Connector = berfungsi untuk membuat konektor line / lurus
Right-Angle Connector = berfungsi untuk membuat konektor siku-siku dengan sudut tajam
Right-Angle Round Connector = berfungsi untuk membuat konektor siku-siku dengan sudut tumpul
Edit Anchor = berfungsi untuk mengedit garis konektor

Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDraw
Interactive Blend tool = berfungsi untuk mencampur dua objek
Interactive Contour tool = berfungsi untuk membuat bentuk garis luar pada objek
Interactive Distortion tool = berfungsi untuk melakukan penyimpangan pada objek
Interactive Drop Shadow tool = berfungsi untuk memberi bayangan sehingga objek terlihat timbul
Interactive Envelope = berfungsi untuk melakukan penyimpangan pada objek dengan cara mendrag node
Interactive Extrude = berfungsi untuk membuat suatu ilusi kedalaman pada objek
Interactive Transparency tool = berfungsi untuk membuat objek menjadi transparan

Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDraw
Color Eyedropper tool = berfungsi untuk memilih warna
Attributes Eyedropper tool = berfungsi untuk memilih dan menyalin properti pada objek

Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDraw
 

Outline tool = berfungsi untuk memberi garis dengan berbagai macam ketebalan garis

Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDraw
 

Fill tool = berfungsi untuk memberi warna seperti warna gradasi, pattern, bubble dan lain-lain
Fungsi-Fungsi Toolbox pada CorelDraw
 

Interactive Fill tool = berfungsi untuk memberi warna dengan gradasi fill
Interactive Mesh tool = berfungsi untuk memberi warna gradasi fill dengan garis

Itulah fungsi-fungsi toolbox pada coreldraw yang harus dipelajari sebagai dasar untuk menguasai program coreldraw.
Bonus, versi foto ;)


Semoga Bermanfa'at :) Follow: https://twitter.com/IamNoval

Tips & Trick: Photoshop

Ilmu Grafis Tutorial Tips Photoshop akan sangat memudahkan pekerjaan mendesain dengan photoshop. Tips ini membeberkan rahasia photoshop yang sangat mungkin Anda tidak ketahui. Yang membuat photoshop menjadi powerfull dan menyenangkan digunakan adalah kemampuannya yang mudah diimplemantasikan. Tampilan interface mudah diatur dan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penggunanya.




Kenyataannya masih banyak hal misterius dan rahasia tersembunyi di dalam software photoshop yang jarang desainer mengetahui. Saya yakin Anda akan menemukan hal-hal baru disini. Saya juga percaya bahwa sangat jarang Anda mengetahui semua hal tentang photoshop (kecuali pembuat software photoshop sendiri).


Ada sekitar 120 tips di bawah ini akan membantu Anda (meski Anda seorang pemula atau mahir) mempertajam kemampuan mengenali dan mengetahui fungsi photoshop yang tersembunyi untuk mempercepat kerja dan sekaligus dapat melakukan tugas yang kompleks atau sekedar memberitahu Anda tentang sesuatu hal yang Anda tidak ketahui tentang apa saja yang bisa dilakukan dengan photoshop.


Saya akan bagi menjadi 10 kategori agar mudah dipahami:

  1. Tips photoshop interface / tampilan (18 tips)
  2. Tips menggunakan Tool (11 tips)
  3. Tips perintah / command (21 tips)
  4. Tips seleksi (8 tips)
  5. Tips Layer (14 tips)
  6. Tips guide dan rulers (7 tips)
  7. Tips navigasi dan hotkey (7 tips)
  8. Tips duplikasi (10 tips)
  9. Tips menggunakan Type (10 tips)
  10. Tips membuat gambar bergerak (14 tips)

Sebelum Anda memulai membaca artikel ini ada beberapa catatan yang harus Anda baca

  1. Saya cenderung menggunakan hotkey/shortcut (contoh : CTRL+D), tetapi saya menyediakan alaternative yang sama hasilnya (conteoh : Select > Deselect – yang berarti Anda masuk ke Munu perintah) jika memungkinkan untuk dilakukan.
  2. Pengguna Macintos : CTRL = Apple, ALt = Option (contoh : CTRL+ALT+D = Apple+Option+D); Klik kanan = Option+Klik.

Tips Tampilan / Interface


1. Mungkin Anda tahu bahwa dengan menekan tombol keyboard TAB akan menyembunyikan toolbar dan pallete, tetapi Anda juga bisa menekan SHIFT+TAB untuk menyembunyikan pallete saja (toolbar akan tetap terlihat) .


2. Gunakan tombol keboard F untuk menyembunyikan menubar , dan mode fullscreen. Jika Anda menggabungkan dengan tombol keyboard TAB maka akan memungkinkan semua tab dan pallete akan disembunyikan.


3. Untuk membuat tampilan dokumen Fit atau sesuai dengan lembar kerja adalah dengan menekan tombol keyboard CTRL+0 (nol). Untuk zoom out anda bisa gunakan CTRL + – (minus), untuk zoom in gunakan CTRL + + (plus). Atau Anda juga bisa gunakan CTRL+SPACE+KLIK atau CTRL+SPACE+KLIK and Drag untuk menyesuiakan area yang akan di besarkan view-nya. Gunakan CTRL+SPACE+ALT+KLIK atau CTRL+SPACE+ALT+KLIK and Drag untuk menyesuiakan area yang akan di kecilkan view-nya.


4. Anda bisa mewarna bagian (abu-abu) border kanvas dengan wana foreground dengan cara SHIFT+KLIK pada border kanvas menggunakan Paint Bucket Tool (K).

Note : untuk mengganti menjadi default ubah warna foreground menjadi 25% gray (R192, G 192, B192) dan lakukan Shift+klik pada border kanvas sekali lagi.


5. Tahan tombol keyboard ALT untuk mengubah setiap tombol Cancel menjadi Reset (pada dialog box); dengan cara ini memudahkan Anda mengembalikan nilai operasi terdahulu tanpa menekan tombol Cancel dan Kembali lagi pada dialog box tersebut.


6. Gunakantombol keyboard Caps Lock untuk mengaktifkan/mematikan kursor mode Presisi.

Note: cara ini tidak akan berlaku jika Precise Cursor telah diaktifkan pada preferences (CTRL+K).


7. Double klik pada border kanvas (gray color) sama dengan menekan CTRL+O atau File > Open


8. Shift + Klik pada color ramp (click to sample color) pada pallete warna (F6) [Window > Color] untuk mengganti spektrum warna. alternatif, Anda bisa klik kanan pada color ramp atau buka menu Pallete warna untuk memilih alternatif pilihan mode warna.


9. Klik kanan pada tittel bar image window untuk mengakses cepat fitur seperti Canvas Size, Image Size dan Duplicate.


10. Menghentikan mouse pointer diatas sebuah title bar image akan memunculkan (via tool tips) letak file (full path) pada dokumen tersebut.


11. Tekan ALT + Klik untuk menghapus warna pada pallete swatches (Window > Swatches). Untuk menambah klik atau shift klik pada area kosong berwarna abu-abu (tergantung versi photoshop).


12. Gunakan Hexadecimal Color Field (#) pada color picker tuntu copy dan paste nilanya dari satu dokumen photoshop ke dokumen photoshop lainnya. Juga bisa digunakan pada setiap software yang menggunakan Hexadecimal Color Value.


13. Dengan menekan ALT+Klik pada grid yang ada pada Curve Window (CTRL +M) [image > adjest > curve] akan membesarkan atau mengecilkan ukuran Grid.


Tips menggunakan Tool


1. Untuk membuat garis benar-benar lurus horizontal, vertikal atau 45 derajat menggunakan paint tool apa saja (pent tool, polygonal lasso tool dlsb), klik pada image dan shift klik – photoshop akan membuat 2 titik yang membentuk garis lurus.


2. Gunakan tombol keyboard CTRL kapan saja untuk mengakses Move Tool (V). Gunakan CTRL+ALT untuk menggeser sambil membuat duplikat objek dari seleksi atau layer yang sedang aktif.


3. Gunakan tombol keyboard SPACE untuk mengkases Hand Tool (H) kapan saja.


4. Untuk mengakses Zoom Tool (Z) kapan saja gunakan CTRL+SPACE untuk zoom in dan ALT+SPACE (atau CTRL+ALT+SPACE) untuk zoom out.


5. Zoom in dan out dengan menggunakan CTRL+Plus (+) dan CTRL+Minus (-), CTRl+Zero (0) untuk membuat fit screen. 


Note: Anda juga bisa membuat zoom to fit dengan menggunakan Zoom Tool (Z) dengan mengaktifkan “Resize Windows to Fit” pada opsi pallete.


6. Tekan tombol keyboard ALT ketika mengambil seleksi warna dengan Eyedropper tool (I) untuk menentukan warna background.


7. Gunakan Color Sampler Tool (SHIFT + I) dengan bantuan Info Pallete (F8) [Window > Info] untuk melihat perubahan warna dari image yang sedan aktif. Sebelum dan sesudah nilai warna akan ditampilkan dalam color number sampler (contoh #1). Untuk lebih spesifik lihat pada menu yang ada di Info Pallete (Window > Info)

Untuk menambah color sampler baru dengan mudah Anda tinggal klik pada convas dimana saja (dengan Color Sampler Tool [SHIFT+I]). Untuk remove atau menghilangkan sebau sample gunakan ALT+KLIK pada sampler tertentu.


Note: Maksimum sampler adalah 4 sampler per image.


Tip: Untuk menggunakan Color Sampler Tool dari dialog window (seperti level, curve, dll), gunakan tombol keyboard SHIFT. ALT+SHIFT+Klik untuk menghapus sampler.


8. Sambil menggunakan Measure Tool (U) untuk mengukur jarak (terutama berbentuk diagonal), Anda juga dapat mengukur sudut. Yakinkan bahwa Info Pallete (F8) [Window>Info] aktif atau terlihat. Gunakan Measure tool (U); klik dan drag untuk membuat sebuah garis. Tekan tombol ALT dan drag untuk membuat garis kedua sebagai titik akhir. (catatan bahwa besar sudut dan jarak panjang dari kedua garis ada di info pallete)


Tip : Pindahkan garis pengukur dengan menggesernya dengan Measure tool (U) [Anda juga bisa mengubah posisi endpoint atau titik akhir secara independen). Menghapus Garis Ukur (Measure Line / protactor) adalah dengan menggesernya keluar photoshop Canvas.


9. CTRL+KLIK pada ikon tool pada toolbar untuk me-reset tool tersebut pada pengaturan default (PS 7).


10. Menambah atau mengurangi ukuran besar kecil Brush pada Paint Tool aktif adalah dengan menekan tombol keyboard kiri dan kanan Square Bracket ( [ / ] ).


11. Eyedropper tool (I) bisa digunakan untuk mengkopi nilai hexadesimal sebuah warna pada clipboard. Klik kanan pada warna yang diinginkan (pada jendela warna, canvas) dan pilih Copy Color as HTML dari Context Menu. Anda bisa mempaste nilai warna tersebut pada editor kesukaan Anda.
 

Tips perintah / command


1. Untuk membuat perlakuan yang sama (reapply) filter terakhir, gunakan Filter > Last Filter (CTRL+F). Untuk membuat perlakuan yang sama dengan pengaturan baru gunakan ALT (CTRL+ALT+F atau ALT+Filter > Last Filter)


Tip: Fade (mengurangi atau menambah) sebuah effect (dan mengganti blending mode) pada filter terakhir (atau penyesuaian) gunakan SHIFT+CTRL+F (Filter > Fade Filter atau Edit > Fade tergantung versi).


2. Jika Anda baru saja mengkopi sebuah gambar ke clipboard, photoshop akan secara otomatis membuat dimensi (ukuran height dan weight) dari clipboard image ketika Anda membuat Lembar kerja baru (CTRL+N atau File> New). Untuk mem-bypass fitur ini dan memanggil pengaturan terakhir, tahan tombol keyboard ALT (CTRL+ALT+N atau ALT+ File > New)


Tips: untuk memasukkan dimensi dari dokumen yang terbuka manapun (aktif) ke dalam Dokumen lembar kerja baru (CTRL+N atau File > New), gunakan namanya dari Window Menu bagian Bawah atau pada preset tergantung versi.


3. Gunakan CTRL+ALT+Z dan CTRL+SHIFT+Z untuk maju satu langkah atau mundur satu langkah untuk mengakses kondisi history (atau gunakan history palleter menu untuk mengakses perintah langkah demi langkah ).


4. Gunakan ALT+Backspace dan CTRL+Backspace (juga berlaku pada keyboard Delete) untuk mengakses warna Fiil (Edit > Fill) menggunakan warna foreground atau background. Gunakan SHIFT+F5 atau SHIFT+Backspace untuk membuka dialog box Fill.


Tips: gunakan ALT+SHIFT+Backspace dan CTRL+SHIFT+Backspace untuk mengisi warna (fill) pada pixel yang ada (preserve transparency) dengan warna foregound dan background. Cara ini sering sekali saya pakai karena tidak perlu seleksi objek.


5. Menkases Free Transform (CTRL+T atau Edit > Free Transform) pada sebuah duplikat (pada seleksi aktif) dengan menekan tombol keyboard ALT (CTRL+ALT+T > ALT+Edit > Free Transform)


Tips: untuk mengulangi transformasi terakhir gunakan CTRL+SHIFT+T (Edit > Transform > Again). Ulangi transformasi terakhir pada sebuah duplikat dengan menekah CTRL+ALT+SHIFT+T (ALT+Edit > Transform > Again).


6. Untuk menghentikan Crop Tool (C) dari snap atau merekat (lengket) pada border gambar canvas, gunakan tombol keyboard CTRL sambil menggeser handle Crop.


7. Untuk meluruskan gambar bengkok atau miring gunakan Measure Tool (U atau ruler [I]) dengan menggambar garis horizontal atau vertikal sepanjang kebutuhan (tepi gambar, sebuah bingkai, jarak lintas mata seseorang pada sebuah gambar portrait, dsb), dan kemudian pilih Image > Rotate Canvas > Arbitrary…; Sudut dan arah yang tepat akan muncul, klik OK.


Note: Anda juga dapat menggunakan Crop Tool (C) untuk memutar gambar serta kanvas dalam satu langkah. Pilih Crop Tool (C) dan buat daerah / wilayah persegi empat. Gunakan Crop Handle untuk membuat skala dari persegi crop, dan arahkan mouse diluar jarak kotak crop sehingga berubah menjadi rotate handle, klik dan geser kiri-kanan-atas-bawah untuk memutar.


Tips: Sudut dari measure tool (U) atau Ruler (I) [tergantung versi] juga memasukkan secara otomatis ke dalam Transform Numeric dialog box (Edit > Transform > numeric [pada versi photoshop lama]).


Versi lengkap ada di ebook, Silahkan download Di Sini



Semoga Bermanfa'at :) Follow: https://twitter.com/IamNoval
Sumber: ahlidesain

Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop -  kalian sudah tahu apa itu Flat Design? Flat Design adalah sebuah tren desain antarmuka dalam web design dan UI (User Interface) di tahun ini. Seperti yang kita semua tahu, di jaman sekarang kehidupan tak pernah lepas dari perangkat mobile. Kebanyakan orang sekarang sudah menggunakan perangkat mobile seperti handphone, smartphone, tablet PC, dan lainnya. dan mayoritas perangkat tersebut kini sudah menggunakan antarmuka layar sentuh alias touchscreen. Maka, untuk memudahkan penggunaan aplikasi atau website di perangkat mobile, diperlukan sebuah desain antarmuka yang minimalis dan touch-friendly, lalu lahirlah Flat Design ini.
Dalam postingan kali ini Saya akan mengajarkan cara membuat sebuah teks dengan model Flat Design ini, yang perlu kita catat disini adalah bahwa Flat Design menggunakan pallete warna pastel alias warna yang tidak mencolok, kemudian ciri khas lain Flat Design yaitu menggunakan bayangan panjang untuk memperjelas kesan flat-nya. Oke, tanpa basa-basi lagi langsung saja kita cabut ke TKP! 

 


Catatan: Disini Saya menggunakan Adobe Photoshop CC, untuk kalian yang masih menggunakan versi CS4 sampai CS6 Mang Tekno rasa tidak ada perbedaan.


Membuat Flat Design Text


1. Buka Photoshop lalu buat dokumen baru, Saya contohkan disini buat dengan ukuran 300x300 pixel kemudian berikan warna background "#34495e". Untuk pilihan pallete warna pastel lainnya bisa kalian lihat di FlatUIColors.com.


Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

2. Kemudian buat teks bebas menggunakan "Text Tool".


Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

3. Dengan menggunakan "Pen Tool" sobat buat titik-titik penanda di setiap ujung teks, buat sebuah titik di tengah-tengah celah antara teks dan juga sebuah garis miring panjang diakhir teks seperti yang Saya contohkan berikut. Klik gambar jika kurang jelas.


Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

4. Hasil miring-miring tidak jelas?? Pilih "Direct Selection Tool", dengan tool ini kalian bisa memperbaiki letak dan kemiringan titik yang salah tadi.


Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

5. Masih menggunakan "Direct Selection Tool", tekan aja "Shift + klik kiri" pada titik yang berada di tengah celah antara teks. Setelah itu tarik atau drag titik tersebut sehingga menghasilkan garis miring sebagai bayangan dari huruf tersebut nanti. Lihat contoh gambar berikut.


Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

6. Setelah rapih hasilnya akan jadi seperti ini.


Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

7. Kemudian buat layer baru di atas "Background" atau "Layer 0".


Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

8. Jika sudah, tekan "Ctrl + X" kemudian "Ctrl + V". Lalu dengan "Paint Bucket Tool" di isi layer tersebut dengan warna hitam.


Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

9. Jika benar maka kalian akan melihat hasil seperti gambar di atas.

10. Ubah level "Fill" layer tersebut menjadi "0%" sehingga bayangan hitam tersebut tidak lagi terlihat.


Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

11. Buat efek gradasi bayangan dengan cara klik menu "Layer > Layer Style > Gradient Overlay".

12. Atur Opacity menjadi sekitar "15-50%" dan Angle "-45°" seperti gambar di bawah ini.


Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

13. Klik "OK" lalu lihat hasilnya, dan... Taraaa! Flat Designnya udah matang. Selamat menikmati! ;)


Cara Membuat Flat Design dengan Photoshop

Demikian Tutorial Membuat Flat Design dengan Photoshop.

Semoga Bermanfa'at :) Follow: https://twitter.com/IamNoval