Tampilkan postingan dengan label Teladan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teladan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 06 Desember 2014

Pensil Ajaib: Belajar dari Sebatang Pensil

Kau tahu? Tongkat sihir itu benar-benar ada. Bahkan sering kita jumpai di toko-toko terdekat. Tongkat ajaib itu bernama "Pensil".

Pensil mempunyai 5 kualitas yg bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, jika kamu bisa terus memegang prinsip-prinsipnya, mau tau? check it out!



1) Pensil mengingatkanmu kalau kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah Pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu dalam hidup ini. Kita menyebutnya Allah, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya, yang pastinya juga baik untuk makhluk ciptaanNya.


2) Dalam proses menulis, terkadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali Pensil tersebut, Rautan ini pasti akan membuat si Pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si Pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan manusia, dalam hidup ini kita harus berani menerima cobaan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik.

 

3) Pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki goresan atau kata-kata yang salah, oleh karena itu, memperbaiki kesalahan dalam hidup ini, bukanlah hal buruk, itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar.



4) Bagian yang paling penting dari sebuah Pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah Pensil tersebut.Sebagaimana Pensil, bagian terpenting manusia adalah hatinya. Oleh karena itu, jagalah hatimu, berhati2lah dalam melakukan segala sesuatu.


5) Sebuah Pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti halnya kita, kita harus sadar kalau apapun yang kita perbuat dalam hidup ini akan membekas (menjadi sejarah).

Semoga kita semua bisa mengambil hikmah dari sebatang Pensil, sekecil apapun itu setidaknya kita bisa mengambil pelajaran darinya :) 


Semoga Bermanfa'at :) Follow: https://twitter.com/IamNoval

Jumat, 05 Desember 2014

ENAM PERTANYAAN IMAM AL-GHAZALI KEPADA MURIDNYA

Ilustrasi: Imam al-Ghazali berkumpul bersama murid-muridnya
Suatu hari Imam al-Ghazali, berkumpul bersama murid-muridnya. Lalu beliau mengajukan 6 pertanyaan untuk dijawab oleh murid-muridnya tersebut.

Pertanyaan pertama: "Apa yang paling DEKAT dengan diri kita di dunia ini?" Para murid menjawab: "Orang tua, guru, teman, dan kerabatnya."
Imam al-Ghazali lalu menjelaskan bahwa semua jawaban itu benar, namun yang paling DEKAT dengan kita ternyata adalah “KEMATIAN.”
Sebab itu sudah menjadi ketetapan Allah SWT bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati, sedangkan segala sesuatu yang sudah pasti akan terjadi pada diri kita, pada hakikatnya sesuatu itu berada dekat sekali dengan diri kita.

Pertanyaan kedua: "Apa yg paling JAUH dari diri kita di dunia ini?" Para murid menjawab: “Negara Cina, bulan, matahari, dan bintang2."
Imam al-Ghazali membenarkan semua jawaban itu, namun yang lebih tepat, yang paling JAUH dari diri kita adalah “MASA LALU.”
Bagaimanapun, dengan teknologi tercanggih yang ada di zaman sekarang pun, kita tetap tidak bisa kembali menuju ke masa lalu.

Pertanyaan ketiga: "Apa yang paling BESAR di dunia ini?" Para murid menjawab, "Gunung, bumi, dan matahari."
Imam al-Ghazali membenarkan semua jawaban itu, namun yang paling BESAR dari yang ada di dunia ini adalah “NAFSU."
Terkadang kita tidak bisa mengendalikan NAFSU yang besar tersebut, hingga banyak orang yang terjerumus dalam dosa, dan setiap dosa yang belum ditaubati bisa membawa kita ke neraka.

Pertanyaan keempat: "Apa yang paling BERAT di dunia ini?" Para murid menjawab: "Baja, besi, dan gajah."
Imam al-Ghazali membenarkan semua jawaban itu, namun yang paling BERAT di dunia ini adalah “MEMEGANG AMANAH.”
Allah prnah mnawarkan amanah kpd langit, bumi & gunung2 utk mengelola bumi & seisinya, namun semuanya enggan krna khawatir akn berkhianat. Namun, kini manusia malah berlomba-lomba untuk menjadi pemimpin yang bisa menguasai hajat hidup banyak manusia.

Pertanyaan kelima: "Apa yang paling RINGAN di dunia?" Para murid menjawab: "Kapas, angin, debu dan dedaunan."
Imam al-Ghazali membenarkan semua jawaban itu, namun yang paling RINGAN di dunia ini adalah “MENINGGALKAN SHALAT.”
Terkadang gara-gara cinta kepada dunia, urusan keluarga, pekerjaan dan sebab lainnya dengan ringan dan mudahnya kita meninggalkan sholat.

Pertanyaan keenam: "Apakah yang paling TAJAM di dunia?" Para murid menjawab serentak: "PEDANG."
Imam al-Ghazali membenarkan semua jawaban itu, namun yang lebih TAJAM lagi adalah “LIDAH MANUSIA.”
Karena melalui lidahnya, manusia bisa melukai dan menyakiti hati saudara dan tetangganya sendiri.
Luka akibat pedang masih bisa kita obati, tapi luka kerena lidah manusia kemana obat yang akan dicari?

Wallahu A'lam
Semoga Bermanfa'at :) Follow: https://twitter.com/IamNoval